Thursday, January 6, 2011

Sebuah Observasi Definisi "Galau" Secara Tidak Ilmiah dan Sedikit Ngaco

GALAU <--- ?
Galau adalah sebuah kata yang lagi nge-trend di semua kalangan. Apalagi kalangan orang yang sedang melakukan proses keceng-mengeceng seseorang. Hmm, gue jadi inget lagu Titi DJ yang berjudul "Galau". Tapi, kenapa ya baru dewasa ini kata "galau" terkenal? Apakah orang galau semakin bertambah di dunia ini? Gue, Sandra Dewi Arinda Idris, mahasiswi cantik melakukan riset kecil-kecilan tentang definisi "galau" di Facebook dan Twitter (riset yang tidak ilmiah dan tidak layak untuk dicontoh). Ada 41 komentar yang lumayan membuat gue menganga lebar 3cm.
Galau itu...

Resah, gundah gulana, kacau...you name it!!!
by: Auntie Fatimah Zakie

Galau itu, Situasi di saat kamu tidak dapat berbuat apa-apa lagi karena tidak dapat berfikir jernih, dan jika kamu terlalu lama dalam keadaan ini maka akan membunuh karaktermu sendiri.
by: Dzikri Purnama

It's just what happen in my mind and myself, right now, but I dunno why! Damn, I really hate it !
by: Aulia Angesti

Susah didefinisikan, tapi bisa dirasakan..
by: Kang Reza Permana

Galau is when you feel so down with no reason, or maybe you know the reason but you can't explain it, or maybe kinda feelings you want to kill.
by: Alif Fauziyyah

Galau : gabunga emosi negatif yang didapat setelah berkontak dengan cinta yang tidak diharapkan oleh kau (dalam artian persaan negatif karena cinta yang lo pengen ga seseuai dengan lo).
by: Mohammad Gilang Shantika

Galau merupakan suatu perasaan dimana seseorang merasa dirinya terlalu ''OVER''
Lebih spesifiknya adalah overweight :D
by: Rahadian Muhammad <--- please ini orang beda sendiri tapi setelah gue pikir, gue pernah galau gara-gara berat badan.

Gue?
Agak tercengang dengan komentar yang bertubi-tubi. Setuju, sih. Mulai dari penjabaran yang ringkas dan 'ngena', panjang dan ribet, dan ngaco. I couldn't agree more! Tapi, mau tau ga definisi "galau" versi gue?

Ga mau, ah!

Sialan -___-"


Becanda, euy. Lo yang punya blog ini, dodol!

Oh iya ya? *tepok jidat*
Menurut gue, galau itu...

                 Saat gue kehabisan uang dan makanan!

Thanks.

Saturday, January 1, 2011

Cinta Satu Malam: Satu Malam Bercinta?

Don't judge a blog by its title #PepatahNgaco.

taken by: Alif. Loc: balkon atas rumah

31 Desember 2010- 01 Januari 2011.
Gue dan temen-temen kampus ngerayain ngadain acara malem taun baru-an. Kaya orang-orang pada umumnya sih: ngobrol, bakar-bakar (apa aja yang bisa (dan enak) dibakar), liat kembang api, bikin resolusi. Tapi, kita, BEDA *sound effect cinta satu malam, eh maju tak gentar aaargh pokoknya lagu yang serem lah!*
Kita dari... (apa aja boleh), ingin memperkenalkan personelnya:
- Rahma Arinda Syafiqah sebagai tuan rumah (maksudnya bukan yang punya rumah juga sih)
- Aulia Angesti sebagai Akbar. Di tahun 2011 ini dia dinobatkan ga jore lagi.
- Vera Yuristina sebagai Vera. Walo telat, tapi dia telat. Gue seneng banget dia dateng.
- Melisa Sabrina sebagaimana gue juga pusing.
- Alif Fauziyyah sebagai yang pegang- pegang gue kamera.
- Septie Handayanti sebagai bantal kehidupan <--- bukan gue yang bilang.
- Muhamad Rulian sebagai Pak RT.
- Mohammad Gilang SHANTIKA sebagai Bu RT.

Awalnya kita bingung mau bakar apaan. Sate atau ayam bakar? Atau ayamnya kita ajak karaokean. Si Alif bilang suruh ayamnya gali kubur sendiri aja. Akhirnya setelah menimbang, membungkus, dan menjual, kita memutuskan untuk bikin ayam bakar aja. Setelah personel lengkap (minus Vera yang dateng tengah malem, tengah malem, tengah malem) gue ajakin anak- anak ayam kumpul di balkon. Heran juga gue, belom jam 12 malem, kembang api udah adu mulut -adu-an aja.
taken by: Ruli, loc: balkon atas

Karna gue merasa ada gejala- gejala kurang puas di air muka mereka, akhirnya gue ajak mereka ke tempat yang paling tinggi se- dunia Setiabudhi Regency. Dengan nada yang meyakinkan gue bilang gue punya spot yang keren buat liat Bandung di malam hari (dengan kembang api tentunya). Padahal, gue ga yakin ada atau engga itu tempet. Pertama, kita mau naek mobil Alif aja, ternyata, sang mobil lagi pundung. Lucu deh, taun baruan malah dorong-dorong mobil. Jadinya aja naek motor *fiuuh*. Keberuntungan berpihak pada gue. Kita nemuin dua tempet yang... DAMN PRETTY COOL. Entah kenapa sang kamera tampak tidak bersahabat untuk meng-capture lampu-lampu kota yang berkilau dari atas. Jadinya aja, kita ga bisa mengabadikan pemandangan yang jarang kita liat ini. Harusnya backgroundnya lampu-lampu kota. Kata si Aw a.k.a Akbar, ini tempet ter-romantis yang pernah ia liat. Si Echi juga bilang gitu. Kita kasih nama bukit ini... Fireflies hill, eh Fireworks hill, eh Firehouse <--- Firehouse nama grup band, dodol!. Ah, gue lupa lagi deh namanya. Yang mau protes silahkan.
taken by: Ruli, loc: tempet tertinggi di Setiabudhi Regency

Sepulang dari Fire (Fire naon hill), ayam-ayam yang udah didandanbumbu siap dibakar. Gue sama Ruli sebagai ikan mas koki sangat senang karena ayam-ayam yang udah mateng bisa kita coba terlebih dahulu (ajaran sesat yang menyenangkan). Setelah semuanya mateng, kita (minus Mogi yang isi absen dulu  ke gajah kampung gajah dan Vera yang masih menghantui eh menuju ke TKP) melahap ayam-ayam yang terbakar oleh keganasan sang koki.
Yang taken siapa?? loc: halaman depan rumah

11.55 pm.
Vera dan Mogi dateng, kita kabur <--- mau kabur ke mana dodol?? Eh maksudnya kabur ke lantai atas, ke balkon! Protes aja lo!
Eh iya maaf- maaf -_____-"
Okay, sebenernya udah dari jam 7 malem kembang apinya meledak (gue bingung mau pake diksi apaan). Tapi pas teeeenggg...

12.00 am!!

Entah kenapa, suasana balkon atas yang sebelumnya gue rasa biasa-biasa aja. Malam ini, atmosfernya beda banget.
Kenapa beda, Yin?
Pertama, ada mereka.
Kedua, ada mereka.
Ketiga, ada mereka
Keempat, ada mereka...
Yang kelima? Nanggung amet -___-"
Okay, yang kelima ada kembang api dan teriakan resolusi dari kita. Salah satu teriakan yang paling gue suka adalah...
" Di tahun 2011 seorang Aulia Angesti ga bakal JORE lagi!"
Hemm, semangat dan optimis yang sangat gue suka walo gue tau ini musthail se mustahil-mustahilnya.

Tengah malem,
ternyata saatnya maen "Truth  Or Dare". Ini permainan yang sangat terkenal, jadi ga usah gue jelasin kali ya peraturannya.
Sayangnya, bagian ini gue sensor. Tapi, menurut gue, di bagian inilah malem taun baru-an KITA terasa BEDA.
Kenapa lo sensor sih, Yin?
Soalnya....
Kenapa? Kenapa? Kasih tau dong!
Soalnya gue cantik!! Udeh! Diem sih lo!
Zzzzz -______-"
Hehe, emang harus disensor, karna ini termasuk salah satu aturan permainan "Truth Or Dare". Di saat botol sialan menunjuk salah satu di antara kita, dan kita harus berlapang dada... (hahaha ga segitunya deh). Gue, Aw, Vera, Alif, Meli, Echi, Ruli, dan Mogi saling menggali dan merasakan setiap mozaik kehidupan. Masa lalu, masa suram, dan ekspektasi kuat di tahun 2011. What a midnite =)

Akhirnya, sisi kemanusiaan kita muncul juga. Ga kuat begadang. Gue tidur duluan dan disusul dengan personel yang laen. Aw pun mulai beraksi, ngorok (berharap beliau bikin resolusi 2011 ga ngorok lagi).

01 Januari 2011.
Sabtu pagi yang cerah.
Kita semua pun kembali ga normal.


P.S: Ada yang cinlok.

taken by: Alif, loc: balkon atas

Mogi: *maen gitar* *ga kobe* Gue: *ah pura-pura ga kobe ah*


Ruang tengah, ngapain?
Pasukan siap ke Firenaon Hill, loc: pos satpam
no comment
Penjahat ayam kelas ayam
What a new year's eve =)

Thursday, December 30, 2010

Catatan (dodol) di Akhir Tahun

Hari terkahir, ya?
Mungkin, sebagian orang udah siap sama resolusi 2011. Gue belum, kok. Ini baru aja mau bikin (di blog ini). Karna pertama, menurut gue, yang lebih penting tuh bikin evaluasi dulu. Nah, liat resolusi taun baru kemaren (kalo masih ada, kalo udah gada, inget-inget aja), berapa persen yang udah lo capai? Kalo masih ada yang belom lo wujudin, lo bisa bikin lagi buat resolusi taun 2011!

Kalo lo, Yin? Gimana?

Kalo gue, 2010 itu tahun yang awesome, fabulous, terrific! Kenapa? Di tahun 2010 lah masa-masa transisi gue dari seorang siswi putih abu-abu menjadi seorang mahasiswi dodol. Dari sibuk Try Out, Ujian Nasional, Tes SMUP, SIMAK UI, merantau ke Bandung, bimbel, tes SNMPTN, kuliah, ospek, dan masih banyak lagi... Perasaan seneng, sedih, kecewa, bosen. Mood gue "main" banget di tahun 2010. Dibanding tahun-tahun sebelumnya, di tahun 2010 lah gue ketemu dengan banyak orang baru, dapet temen-temen baru, terus proses pendewasaan diri gue juga saat gue berkali-kali ditolak, sempet diremehin, dan ngadepin masalah di kampus.

Memang, di tahun 2010 juga gue ngalamin banyak penolakan cinta dari beberapa Universitas terkenal. Tapi bagi gue, itu semua menjadi pengalaman berharga. Kalo gue mau bangkit, gue harus ngerasain gimana rasanya jatuh, kan?

Ohh...Terus, evaluasi di tahun 2010, Yin?
Sebenernya, emang banyak hal-hal yang belom gue capai di tahun 2010. Tapi, gue ga bakal cantumin lagi buat resolusi 2011. Masuk HI Unpad adalah resolusi terbesar utama gue, tapi rezeki gue ternyata di Sastra Inggris UPI. Bukannya gue termasuk orang yang cepet puas, tapi gue udah betah dan cocok di jurusan ini. Kampusnya, temen-temem baru gue, senior-seniornya, tugas-tugasnya (boong banget =P). Hihi.
Sekarang, yang perlu gue perbaiki, mungkin sifat dan sikap gue. Karna gue yakin, kalo perubahan berasal dari dalam diri gue, Insya Allah resolusi selanjutnya bisa lebih mudah untuk diwujudin.

2011 ada gebrakan baru, Yin?
Aaargh, ini yang wawancara gue siapa sih ga dodol banget sih! Gebrakan apaan coba? Kartu gebrak?

Protes aja! Maksud gue, ada hal baru yang pengen lo cobain?
Ohh, iya! Ini resolusi gue buat besok sampe Januari 2012. Gue bikin list aja yah:

- Pengen kerja part time. Cari lowongan kerja di lembaga kursus masak Bahasa Inggris.
- IP gue di atas 3,3 bisa kali yah?
- Bikin jarum timbangan geser ke kiri.
- Bike to campus.
- Ikut turnamen basket ke luar kota.
- Ikut Debate Competition.
- Punya ponsel baru dari duit sendiri.
- Ngaji makin oke.
- Bisa nyetir mobil.

Sebenernya masih banyak lagi, cuma kayaknya gue kasih tau segini aja deh. Yang terpenting dari semua resolusi adalah perubahan sifat dan sikap lebih baik lagi supaya semua resolusi bisa kita capai. Nah, semuanya, selamat ber-evaluasi dan ber-resolusi ya! Selamat tahun baru masehi! Taun baru, koin baruuu!

P.S: 2011 pengen punya pacar =P

Sepedaan Itu (ga) Bikin Cape Loooh =)

sumber: mbah google

Sombong ya baru aja ketemu hobi baru udah numpahin ke blog. Sebenernya gue udah ga asing lagi sama yang namanya 'sepeda'. Bisa naek mengendarai sepeda tuh sekitar kelas 3SD (jago kan? gue mah jagoan pas SD). Yak, hobi sepedaan emang udah dari kecil (gue juga pernah kecil, kok). Tapi, seiiringnya waktu, sepeda bukan barang yang keren lagi di kalangan gue (anak SMP g4o3L g3Toh). Terkahir sepedaan kira-kira kelas 6SD, soalnya udah banyak yang ngetawain,
"Kok anak segitu gedenya masih naek sepeda ya? Wincycle lagi?"
"He eh, kasian sama sepedanya bisa roboh"
Okey, jangan fokus sama kata "gede" ya, tapi emang ukuran postur kayak gue udah ga pantes lagi sepedaan (katanya).  Akhirnya, gowesan sepeda udah gue lupain. Dan mulai menjamah mengendarai sepeda (motor). Keliatannya biar keren gituuu loooohhh.

Dan ternyata, pas jaman gue SMP, sepeda emang udah ditelan... (ditelan apaan ya?-____-"). Pokonya hampir gada deh yang make sepeda. Kayaknya udah ke-doktrin kalo sepeda itu ga keren, bikin keringetaaan!

Sekarang pas jaman gue ga kecil lagi udah gede, sepeda udah nge-trend lagi, loh! Kan sekarang banyak tuh, kampanye-kampanye go green, bike to campus, bike to work, bike to market, bike to toilet (dua terakhir gue ngaco banget). Ya tentunya dengan model dan tipe sepeda yang lebih modern sih. Nah, kebetulan kakak gue di Bandung punya sepeda yang bikin gue penasaran (pokoknya penasaran aja).
Awalnya males.
Kenapa, Yin?
 Iya, soalnya kan badan gue ga kecil lagi, pasti lebih cape. Jalanan di Bandung pada ga nyelow (ga rata) lagian. Banyak tanjakan, turunan sih gue suka ayo aja. Tapi, melihat, mempertimbangkan, dan meraba merasa bahwa resolusi taun baru salah satunya bikin jarum timbangan bergeser ke kiri secara drastis, jadinya aja nekat berani maen sepedaan keliling kompleks.

Awal nyobain, capenya luar binasa biasa!
Terus, capenya biasa aja.
Lagi, lumayan cape.
Finally, tetep cape (yaiyalah siapa yang ga cape sih?). Tapi asik, kok! Pertama, abis ngerasa cape dan keringetan tuh badan jadi fresh. Dan tentunya sehat. Kedua, selagi sepedaan, gue bisa nikmatin pemandangan yang indah banget (tergantung lo sepedaannya di mana sih, kalo pas tengah macet, derita lo aja). Pikiran, emosi, badan jadi kayak tombol F5.
Gue cuma sepedaan selama satu jam, sih. Satu jam juga udah lumayan kok buat ukuran postur kayak gue (gue ga bilang gemuk). Dan, cuma berani di sekitar kompleks aja. Takutnya kalo udah ke jalan raya, guenya males, terus karna udah males, jadinya aja pulang naek ojeg (dodol!).

Semoga hobi baru gue ini bisa berdampak baik ya sama ke-ideal-an badan gue (gue ga bilang gemuk). Dan, semoga juga gue juga bisa ngajak temen-temen yang laen untuk BIKE to everywhere (eh, ga juga sih, masa ke luar pulau pake sepeda). Harapan gue ke depan, gue punya nyali buat ikutan Car Free Day di Dago. Selama ini gue takut ga bisa balik lagi (jalan baliknya tanjakan semua).

P.S: I'm full of sweat!

Wednesday, December 22, 2010

We Love You Guys Who Leave This Temporary World

Mungkin banyak orang ya yang pernah merasa ditinggalkan dengan arti yang sebenarnya. Setiap detik selalu aja ada manusia yang pergi duluan ke alam yang berbeda.Sebagian orang pernah ditinggalkan orang terdekat. Dan saya termasuk orang yang bersyukur, masih bisa ngerasain nasehat-nasehat dari orangtua. Masih banyak yang dapat saya perbaiki. Tapi saya sadar, setiap manusia di dunia ini pasti akan ditinggalkan dan meninggalkan.

20 Desember 2010.
Bukan, ini bukan hari yang spesial, bukan juga hari besar, tapi hari yang sangat mengejutkan bagi teman-teman saya dan saya. Berawal dari sms. Saya adalah orang yang sangat akan terganggu kalo ada sms ataupun panggilan telpon ketika saya lagi nonton DVD. Tapi entah kenapa, saya rasa saya harus membuka inbox ponsel yang baru saja berbunyi. Innalillahi wa innailaihi roji'un...
Salah seorang temen SMA saya telah berpulang ke rahmatullah.. Secepat itukah? Semudah itukah?

Ini membuat saya takut. Kematian. Siapa yang bisa memprediksi? Tidak ada. Udah siap dengan kata "kematian"? Belum. Saya merinding. Kemudian saya ingat, umur almarhum sama dengan umur saya, 18tahun! Tapi kematian ga bisa mengenal umur. Yang saya pikirkan pada saat mendengar kabar duka itu adalah, "Meninggal itu sakit ga sih? Mana cukup bekal saya sekarang? Apa takdir umur saya akan panjang?"
Andai orang yang sudah meninggal bisa nyeritain pengalaman mereka dan kita mengetahui kapan DEADline kita, kemungkinan neraka akan sepi penghuni. Hmpf, setelah saya menerima kabar duka tersebut, maghrib datang. Tiba-tiba saya menangis dalam sholat saya. Merenungi apa sih yang udah saya lakuin selama 18tahun ini? Kebanyakannya tidak terlalu mulia...

Hadi Nugraha. Teman sekelas saya saat kelas X. Dan tetap menjadi teman seperjuangan saya selama 3tahun menjadi pasukan putih abu-abu. Perpisahan SMA rasanya baru kemarin. Dan itu menjadi perpisahan saya dengan almarhum. 
Setaun yang lalu, 30 November 2009, Bryan Graudi Jeffri meninggalkan kami. Bahkan almarhum ga sempet jadi partner in crime kami saat Ujian Nasional. Almarhum udah terlanjur dibawa dan dikebumikan di Padang.

"Semua hal itu udah diatur, termasuk ajal. Jadi, hiduplah seakan-akan hari ini adalah hari terakhir kita hidup."

I can't even move on. I still get stucked with this useless pleasure....


P.S: We love you, 
        Bryan Graudi Jeffri (Pangkalpinang, 30 November 2009)
        Hadi Nugraha (Yogyakarta, 20 Desember 2010)

Tuesday, November 2, 2010

Secret Admirer-MOCCA

Oh, secret admirer?
When you're around the autumn feels like summer
How come you're always messing up the weather?
Just like you do to me..

My Silly admirer
How come you never send me bouquet of flowers?
It's whole lot better than disturbing my slumber
If you keep knocking at my door

Last night in my sleep
I dreamt of you riding on my counting sheep
Oh how you're always bouncing
Oh you look so annoying. (Please!)

Dear handsome admirer
I always think that you're a very nice fellow
But suddenly you make me feel so mellow
Every time you say: "HELLO!"

And every time you look at me
I wish you vanish and disappear into the air
How come you keep on smiling?
Oh! You look so annoying?. (Not again!)

My secret admirer
I never thought my heart could be so yearning
Please tell me now why try to ignore me
'Cause I do miss you so

My silly admirer ('cause I do miss you so..)
My handsome admirer ('cause I do miss you so..)
Dear secret admirer?
'Cause I do miss you so?

Lagunya udah lama banget, taun 2005. Tapi liriknya gue suka banget =)
Instrumennya juga sukaaa. Trus... Jadi Secret Admirer tuh, bikin cape =)
Just like me eh, I do miss ya but noone know. 

No, I'm just.... dissapointed.

Dunia baru yang sedikit kejam.

Bertemu orang-orang baru, mengahdapi karakter yang berbeda-beda. Iya, seru. Tapi prosesnya ga selalu mulus. Ternyata, berpikir positif (lagi-lagi) ga selamanya berhasil. Akibatnya, kena getah.Berbuat baik, berpikir baik, kepada orang yang baru kita kenal. Berharap bisa menjalin hubungan yang baik. Dan ternyata? Mereka malah memanfaatkan kebaikan kita.
Apa sih untungnya mereka berbuat fitnah? Sakit jiwa! Semua fakta, mereka bolak-balik seenak jidat. Kenapa ga semua orang aja mereka hasut? Biar kita lihat siapa yang bakal kemakan tu fitnah murahan.

Kecewa.
Saya bukan orang yang mudah 'down' dengan omongan orang, tidak. Tapi, saya akan sangat kecewa jika orang terdekat malah PERCAYA dengan hasut-hasut murahan itu. Hubungan jadi renggang. For the god sake, I'm deeply dissapointed, my fellow...

Silahkan kalian hasut, fitnah, atau hina... Ga bakal peduli~
Tapi please, jangan ambil orang terdekat saya.